Menanam Cabai Harga Tinggi



Sudah saatnya memikirkan kiat hemat menanam cabai di halaman rumah.klik disini kalo mo liat iklan dpt duit Tak perlu lahan luas, pemeliharaan pun tak rumit.

Menjelang bulan puasa, para Ibu dikagetkan dengan harga cabai yang melambung tinggi, mencapai Rp 38 ribu per kilogram! Ini adalah imbas gagalnya panen petani cabai di beberapa daerah. Padahal banyak orang terbiasa menyisipkan cabai di menu hariannya.

Inilah saatnya menanam cabai  sendiri di halaman. Tak perlu lahan yang luas kok, cukup dengan berdiameter pot 30-50 cm dan perawatan tak sulit. Anda sudah dapat memanen cabai segar dari kebun sendiri. Dan, hampir semua jenis cabai mudah dikembangkan dari pot.

“Pada dasarnya semua cabai bisa dipotkan, kok! Perawatannya juga relatif mudah,” ungkap Suwarno , kepala toko tanaman dan alat pertanian Trubus di Jakarta.

Beli Bibit Terstandar

Sebelum memutuskan menanam cabai, pelajari dahulu jenis-jenis cabai. Setelah diputuskan, kemudian carilah bibit tersebut dari toko suplier alat pertanian atau pusat penjualan tanaman.
Jangan menanam bibit yang didapat dari membeli cabai di pasar. Suwarno menyarankan untuk membeli bibit yang sudah tersedia dalam amplop tersegel. Bibit cabai ini sangat menentukan ketahanan fisik, kualitas tanaman dan hasil yang didapat.
“Kalau menanam biji cabai sendiri, khawatirnya akan keriting tumbuhnya. Karena bibit itu kan, juga bisa terserang jamur atau penyakit sebelum ditanam,” ungkapnya menjelaskan.
CO.CC:Free Domain

Selain memilih bibit dengan standar kualitas biji, pilih pula kemasan bibit berstandar. Pilih yang bersertifikasi departemen pertanian, sehingga dipastikan telah memiliki kualitas minim risiko gagal bertumbuh.
Setelah pemilihan bibit, selanjutnya siapkan media tanam berupa pupuk kandang matang dan tanah biasa dengan perbandingan 1 : 1.

Tanam bibit cabai dalam potray atau polybag kecil (diameter 5-7,5 cm), letakkan di bawah penutup atau paranet hingga mendapat sinar matahari 70 persen saja. Setelah berusia 1 sampai 2 bulan, pindahkan ke pot plastik ukuran diameter 15-20 cm. Pemindahan tanaman sebaiknya dilakukan ketika mendung atau sore hari agar tanaman tidak stres.

Pupuk Tepat

Pada saat tanaman berumur satu bulan, berikan NPK komposisi berimbang (16:16:16) dosis  ½ dari takaran. Setelah tanaman bercabang dan kokoh, baru dapat diberikan pupuk dengan dosis penuh. Dan setelah dipindahkan ke pot, tanaman perlu diberikan pemupukan lebih intensif serta mendapat terik matahari penuh.

Beberapa referensi juga menyebutkan, tanah untuk tanaman cabai sebaiknya diberikan tambahan TSP dan Urea. Caranya, sebelum tanaman dipindahkan ke pot atau ladang, campur media tanam dengan TSP dan Urea perbandingan, 1 karung pupuk kandang: 1 kg TSP : ¼ kg Urea. Campuran ini diperam selama 20 hari lalu dicampur dengan tanah biasa. Komposisi ini menghasilkan tanah yang gembur dan kaya humus sesuai dengan kebutuhan tanaman cabai. Seminggu sebelum tanam, campuran tadi sudah diaduk dengan tanah dan ditempatkan di pot-pot.

Sedangkan pada saat menanam, jangan lupakan styrofoam atau kerikil di dasar pot sebagai drainase. Tanaman cabai lebih menyukai kondisi media tanam yang tidak terlalu lembap serta memiliki pH 5-6. Dan, jangan menanam terlalu banyak pohon dalam satu pot. Cukup 1-2 batang pohon untuk pot diameter 15 cm.
CO.CC:Free Domain

Untuk perawatan, lakukan pemupukan dengan cara siram atau kocor sekitar 2 minggu sekali atau sebulan sekali. Pada dasarnya tanaman ini hanya memerlukan panas matahari penuh dan tanah yang kaya hara. Umumnya setelah 2,5 bulan, cabai akan mulai produksi hingga habis. Setelah 5-6 bulan, tanaman sudah tidak produktif atau mati.
Agar produksi maksimal, lakukan pengurangan cabang yang tidak berguna, seperti cabang yang ada di bawah cabang air.

oleh ; Laili Damayanti

Tips ternak kenari bagi pemula

Disini Saya mencoba membahas mengenai ternak kenari dari awal penjodohan sampai pembesaran anak kenari dengan sangat gambang dan sangat mendasar. Mungkin bagi senior-senior akan menjenuhkan tetapi saya piker akan sangat bermanfaat bagi pemula.
klik disini kalo mo liat iklan dpt duit

Dalam beternak kenari ada beberapa factor yang harus diperhatikan yaitu usia kenari, jenis kelamin, sarana penunjang ternak dan ilmu tentang ternak.

Usia Kenari

Usia menjadi factor penentu berhasil atau tidaknya dalam beternak kenari, usia yang terbaik dalam beternak adalah jangan terlalu muda atau jangan terlalu tua. Kenari siap ternak minimal 6 bulan untuk kenari betina dan 8 bulan untuk kenari jantan, tetapi untuk kenari besar seperti Yorkshire dan turunannya sedikit lambat birahi minimal usia 1 tahun.

Jenis kelamin

Anda sebagai peternak harus menguasai ciri-ciri kenari jantan atau betina, dalam menentukan jenis kelamin kenari cukup sulit bagi pemula tetapi bagi hobis senior sangat mudah menentukannya mereka cukup melihat dari postur tubuh kenari walaupun dalam kasus tertentu Kadang-kadang ada kenari yang sangat sulit ditentukan jenis kelaminnya. Adapun ciriny

Sarana Penunjang dalam beternak.

Kadang-kadang kita dalam beternak tidak terlalu memperhatikan hal-hal kecil seperti posisi kandang ternak, lingkungan kandang ternak dan saran penunjangnya. Jika hal-hal tersebut kurang diperhatikan akan mengakibatkan kekesalan di kemudian hari. Contohnya pada saat penempatan kandang ternak kita tidak memperhatikan feng shui (he..he.. maaf becanda) lingkungan di sekitar kandang ternak. Penempatan yang terbaik yaitu sangkar atau kandang ternak menempel ke dinding disamping kiri dan kanan sangkar ditutup. Sangkar ternak di tempatkan di daerah yang bebas dari gangguan serangga atau binatang lainnya seperti tikus, cicak dll.

Untuk menghindari dari serangan serangga seperti semut daerah sekeliling sangkar yang menempek ke tembok di kelilingi dengan kapur bagus (kapur ajaib). Jika kandang ternak besar menggunakan kaki maka kaki-kakinya diolesi oli. Sedangkan pengganggu utama selain semut yaitu tikus, tikus sebetulnya hanya mengambil makanan kenari hanya kalau melihat kenari lengah ya di hajar juga dan kejadian ini sering sekali dialami oleh hobis. Dengan penempatan sangkar di dinding diharapkan bisa meminimalkan serangan tikus hanya kadang-kadang tikus juga pintar mencari celah untuk itu anda harus hati-hati dalam penempatan kandang yang terbaik sich menggunakan kandang aluminium. Saya punya pengalaman mengenai kandang ternak yang diserang semut …….. beruntung cepat ketahuan sehingga induknya masih tertolong tetapi anaknya sebagian besar mati dan selanjutnya mati semua karena induknya menjadi over protective (mengenai sifat over protective akan saya bahas di waktu yang lain).
klik disini kalo mo liat iklan dpt duit

Proses penjodohan.

Jika anda sudah mempunyai sepasang kenari dengan usia siap ternak proses selanjutkan yaitu proses penjodohan. Proses penjodohan yaitu kenari jantan dan betina di tempatkan pada sangkar yang berbeda, dan kedua sangkar tersebut ditempatkan saling berdekatan. Dalam hal ini banyak new comer (peternak pemula) yang tidak sabar menjalani proses penjodohan mereka langsung masukin jantan dan betina kedalam satu kandang.

Dengan adanya proses penjodohan anda akan mengetahui kesiapan kenari tersebut, jika belum jodoh langsung dimasukan ke dalam satu sangkar akibatnya kedua kenari tersebut bisa berantem. Apabila terjadi perkelahian diantara keduanya dan salah satu kenari ada yang kalah maka waktu penjodohan akan lama lagi, terutama jika yang kalah kenari jantan proses penjodohan semakin lama karena anda harus mengkondisikan si jantan agar berani mendekati betinanya. Ada beberapa tip untuk meningkatkan birahi yaitu :

1. Kenari di beri makanan yang bergizi tinggi seperti telor puyuh, multivitamin dll.
2. Dijemur setiap pagi
3. Pada saat menjemur dan proses penjodohan sangkar jantan dan betina digandengkan terus menerus, kalau ada jantan lain sekali-kali dipanas-panasin dengan menggunakan jantan lain.
4. Disangkar tempat betina disediakan sangkar berikut isinya.
5. Jangan lupa berdo’a agar kenari yang diternak bisa cepat jodoh dan menghasilkan anak yang berkualitas.

Proses Ternak.

Proses selanjutnya yaitu menyatukan kedua kenari tersebut. Adapun cirri-ciri kenari siap ternak (sudah jodoh) yaitu :

1. pada saat jantan didekatkan dengan betina sijantan akan mengejar/menabrak sangkar dengan bunyi yang kenceng dan betinanya menggelepar-geleparkan sayapnya tanda minta kawin.
2. Pada saat sore hari atau menjelang tidur kenari betina dan jantan tidur berdekatan.
3. Sewaktu-waktu antara kenari betina dan jantan saling meloloh makanan.
4. Jika didalam sangkar betina di dikasih sarang beserta isinya, kenari betina akan menyusun atau merapihkan isi sarang, jika isi sarang sudah disusun biasanya betina siap ternak.
klik disini kalo mo liat iklan dpt duit

Dalam menyatukan kedua kenari tidak ada aturan waktu yang baku anda boleh kapan saja menyatukannya, hanya pengalaman saya waktu yang terbaik yaitu sore hari. Dengan menyatukan sore hari diharapkan pada malam hari keduanya sudah rukun sehingga pagi harinya sudah jodoh. Karena sudah mengalami masa penjodohan maka pada saat penyatuan tidak terlalu riskan berantem tetapi kita harus terus memantau karena takutnya terjadi berantem.

Setelah keduanya rukun coba perhatikan isi sarang kalau isi sarang kotor maka ganti isi sarang tersebut dan sebagian isi sarang simpan di dasar sangkar biasanya isi sarang didasar sangkar akan dipindah ke dalam sarang. Untuk memperhalus sarang kenari betina biasanya suka mencabuti bulu halus jantannya atau bulu halus dari kenari betina, biasanya jika di dalam sarang sudah ada bulu-bulu halus tandanya tidak lama lagi induk betina akan bertelor. Untuk mempercepat proses bertelor dan mengurangi mencabuti bulu halus pengalaman saya kedalam sangkar dimasukkan kapas secukupnya. Demikian dulu tulisan mengenai proses penjodohan takutnya terlalu kepanjangan……nanti saya lanjutkan dilain waktu………….

kalo ini kenari jawaraku

Tips Budidaya Ikan Lele

*

Jika kita ingin memulai ternak lele dgn tebar bibit 10.000 ekor ukuran 10-12 cm harga di pasaran Rp.250-300/ekor setidaknya diperlukan lahan 100 m2, jumlah pakan pelet 1 ton jika konversi pakan menjadi daging 90 % diestimasikan kita mendpt hasil 900 kg, masa pemeliharaan 60-80 hari.Sebaiknya pada saat 30-40 hari stlh tebar benih dilakukan sortir, krn mulai banyak bibit yg bertubuh bongsor yg sering meng-kanibal ikan yg lain.klik disini kalo mo liat iklan dpt duit

*

Tebar lele, bisa diawali dgn tebar ukuran 2-3 cm dgn kapadatan 100-150 ekor/m2, pilih lokasi dgn suhu > 26 C. Jadikan warna air menjadi hijau daun utk suplai O2 lbh baik, dgn cara pemupukan & aplikasi probiotik. Umur 90 hari akan di dpt 140 gr ( 7ekor/Kg). dgn kepadatan itu kolam dari terpal atau beton.
Sebenarnya dgn teknologi probiotik tebar lele sudah mampu sampai 400 – 500 ekor/m3. tetapi diperlukan kepiawaian dlm manajemen pengelolaan kualitas air.

*

bentuk fisik kolam tdk terlalu utama, baik itu kolam tembok ataupun tanah. yang diutamakan dlm ternak lele adalah kualitas benih, air dan pakan.Benih sebaiknya beli dari pembenih lele langsung dan mulai dari benih yg agak besar contohnya ukuran 10-12 cm dgn kepadatan 100-150 ekor/m2, air bebas pencemaran bisa berasal dari air sungai, sumur, PAM yg sudah diendapkan. kolam sebaiknya diberi pupuk kandang,urea,tsp dan didiamkan minimal 1 minggu agar terbentuk pakan alami berupa plankton, kolam harus dlm kondisi air tdk jalan krn lele rentan terhadap perubahan air yg terus menerus dan lele akan selalu meloncat kearah sumber air mengalir. kedalaman kolam sebaiknya 120 cm dgn ketinggian air 80 cm.pakan utama sebaiknya menggunakan pakan pabrik dgn kandungan protein >32% dan dpt diberi pakan tambahan berupa limbah peternakan ayam spt bangkai ayam,usus,telur yg gagal tetas dng terlebih dahulu dibakar/direbus.

*

Petani lele di rangkasbitung (Banten), ukuran kolam 10x10M2 ditanami benih 10.000 ekor, diberi pakan 4 kali sehari dan 40 hari kemudian panen sekitar 1,2 ton. Kedalaman air sekitar 80 cm, kolam tidak dibeton tapi cukup tanah alami. 2 minggu setelah tabur benih, ikan dipisah-pisahkan yang ukuran besar dan yang kecil. Oya jenis lele silangan antara patin dan dumbo, saya lihat warna ikan agak putih tidak seperti lele biasa dan tidak matil, juga tidak meng-kanibal yang lainnya.
Harga benih sekitar Rp. 250/ekor, hasil diskusi dengan peternak nih, total biaya sekitar 7,5 juta (Bibit+Pakan), 40 hari tanam menghasilkan sekitar 10 Juta. klik disini kalo mo liat iklan dpt duit

*

Tips membuat pakan tambahan untuk lele, peternak lele bisa mencobanya, dgn bahan :
1. Ampas tahu
2. Katul (dedek halus) dari padi
3. Ikan Asin BS(dihaluskan)lebih bagus di rebus
dgn perbandingan 10:5:1 jd setiap 10 kg ampas tahu,+5kg katul,+ 1kg ikan asin bs aduk jd satu, berikan sesuai kebutuhan.

*

Modal awal, kita coba buat 1 kolam ukuran kecil 2m x 3m, gali tanah sedalam 30an cm, tanah galian urug-kan ke sekitar pinggir calon kolam. Selanjutnya yang perlu kita lakukan adalah membeli terpal plastik yang banyak dijual di toko, seharga 50 ribuan, ataupun yang lebih mahal juga bisa, tapi ini kualitasnya sudah cukup bagus. Pasang terpal plastik ke lubang kolam yang telah digali, kedalaman tanah 30 cm, tinggi permukaan tanah (dengan tanah urug sebelumnya) naik kan jadi 20-30 cm lebih tinggi dari tanah sekitarnya. Jadilah kolam kita yang berbiaya murah. Isilah dengan air jernih, biarkan selama 2-3 malam (jangan langsung ditaburi benih). Beri tanam-tanaman air juga bagus, semisal teratai, ganggang air, kangkung, dsb.klik disini kalo mo liat iklan dpt duit
*

Berikutnya, tinggal beli benih ikan lele, dengan ukuran sebesar ibu jari orang dewasa, harganya sekitar 100-150 rupiah per ekor. Coba isi kolam tadi dengan 300-400 ekor benih ikan lele. Beli pakan ikan (pelet) lembut, sekitar 5000 rupiah per kg. Sebulan mungkin menghabiskan sekitar 3 kg, Sebagian di atas kolam dibuat atap pelindung, juga bagus. Sebagian terkena cahaya langsung matahari. Kalau ada sisa nasi makan malam/siang, masukkan saja ke kolam, biar nambah-nambah zat makanan. Air kondisikan alami seperti di rawa/sungai, perbanyak tanaman air. Kalau di awal-awal menabur benih, sebagian ikan mati, jangan panik, ambil saja, buang. 3-4 hari berikutnya ikan akan bertahan hidup normal. Nah, tinggal menunggu sekitar 3 bulan, ikan sudah cukp besar untuk bisa dipanen, dijual dengan harga sekitar 1000 rupiah per ekor. Bikin saja tulisan di depan rumah “JUAL IKAN LELE KONSUMSI, SEGAR, GURIH” Kalau tanah cukup luas, berarti bisa bikin 2-3 kolam lagi yang serupa. Pakai terpal plastik juga (hemat biaya pasir dan semen, serta ongkos tukang .

sumber dari yang ternak

PEMIJAHAN LELE DENGAN TEKNIK TRADISIONAL

Berikut ini tulisan keempat seri budi daya lele dari sepuluh seri. Seri keempat membahas persiapan dan proses pemijahan lele dengan tenik tradisional. Tulisan ini menguraikan langkah-langkah mengawinkan dan memijahkan lele.

Proses pemijahan di kolam pemijahan

Syarat kolam induk

1. Kolam dapat berupa tanah seluruhnya atau tembok sebagian dengan dasar tanah.
2. Luas bervariasi, minimal 50 m2.
3. Kolam terdiri dari dua bagian yaitu bagian dangkal (70%) dan bagian dalam (kubangan) 30% dari luas kolam. Kubangan ada di bagian tengah kolam dengan kedalaman 50-60 cm, yang berfungsi untuk bersembunyi induk, bila kolam disurutkan airnya.
4. Pada sisi-sisi kolam ada sarang peneluran dengan ukuran 30cm x 30cm x 25cm, dari tembok yang dasarnya dilengkapi saluran pengeluaran terbuat dari pipa paralon diamneter 1 inchi untuk keluarnya benih ke kolam pendederan.
5. Setiap sarang peneluran mempunyai satu lubang yang dibuat dari pipa paralon (PVC) ukuran kurang lebih 4 inchi untuk masuknya induk-induk lele.
6. Jarak antarsarang peneluran kurang lebih 1 m.
7. Kolam dikapur merata, lalu tebarkan pupuk kandang (kotoran ayam) sebanyak 500-750 gram/m2.
8. Airi kolam sampai batas kubangan, biarkan selama empat hari.

Kolam rotifera (cacing bersel tunggal)

1. Letak kolam rotifera di bagian atas dari kolam induk berfungi untuk menumbuhkan makanan alami ikan (rotifera).
2. Kolam rotifera dihubungkan ke kolam induk dengan pipa paralon untuk mengalirkan rotifera.
3. Kolam rotifera diberi pupuk organik untuk memenuhi persyaratan lingkungan tumbuh rotifera.
4. Luas kolam kurang lebih 10 m2.

Proses pemijahan

1. Siapkan satu pasang indukan per sarang; atau satu pasang per 2-4 m2 luas kolam (pilih salah satu).
2. Masukkan induk yang terpilih ke kubangan, setelah kubangan diairi selama empat hari.
3. Masukkan makanan yang berprotein tinggi setiap hari seperti cacing, ikan runcah, pelet dan semacamnya, dengan jumlah berat makanan 2-3% dari berat total ikan yang ditebarkan .
4. Biarkan sampai 10 hari.
5. Setelah induk dalam kolam selama 10 hari, air dalam kolam dinaikkan sampai 10-15 cm di atas lubang sarang peneluran atau kedalaman air dalam sarang sekitar 20-25 cm. Biarkan sampai 10 hari. Pada saat ini induk tak perlu diberi makan, dan diharapkan selama 10 hari berikutnya induk telah memijah dan bertelur. Setelah 24 jam, telur telah menetas di sarang, terkumpullah benih lele. Induk lele yang baik bertelur 2-3 bulan satu kali bila makanannya baik dan akan bertelur terus sampai umur lima tahun.
6. Benih lele dikeluarkan dari sarang ke kolam pendederan dengan cara: air kolam disurutkan sampai batas kubangan, lalu benih dialirkan melalui pipa pengeluaran.
7. Benih-benih lele berukuran 1-2 cm yang sudah dipindahkan ke kolam pendederan dengan kepadatan 60-100 ekor/m2 diberi makanan secara intensif.
8. Seekor induk lele dapat menghasilkan kurang lebih 2.000 ekor benih. Induk lele biasanya memijah sore hari atau malam hari.

Pemijahan di bak pemijahan secara berpasangan

Penyiapan bak pemijahan

1. Buat bak dari semen atau teraso dengan ukuran 1m x 1m atau 1m x 2m dan tinggi 0,6 m.
2. Bak dilengkapi kotak dari kayu ukuran 25cm x 40cm x 30cm tanpa dasar sebagai sarang pemijahan. Di bagian atas diberi lubang dan diberi tutup untuk melihat apakah ada telur dalam sarang. Bagian depan kotak/sarang pemijahan diberi enceng gondok supaya kotak menjadi gelap.
3. Sarang pemijahan dapat dibuat pula dari tumpukan batu bata atau ember plastik atau barang bekas lain yang memungkinkan.
4. Sarang bak pembenihan diberi ijuk dan kerikil untuk menempatkan telur hasil pemijahan.
5. Sebelum bak digunakan, bersihkan/cuci dengan air dan bilas dengan formalin 40% atau KMnO4 (dapat dibeli di apotik); kemudian bilas lagi dengan air bersih dan keringkan.

Pemijahan

1. Tebarkan satu pasang induk dalam satu bak setelah bak diisi air setinggi kurang lebih 25 cm. Sebaiknya airnya mengalir. Penebaran dilakukan pada jam 14.00–16.00.
2. Biarkan induk selama 5-10 hari, beri makanan intensif. Setelah kurang lebih 10 hari, diharapkan sepasang induk ini telah memijah, bertelur dan dalam waktu 24 jam telur-telur telah menetas. Telur-telur yang baik adalah yang berwarna kuning cerah.
3. Anak-anak lele yang masih kecil (stadium larva) tersebut diberi makan kutu air atau anak nyamuk dan setelah agak besar dapat diberi cacing dan telur rebus.

Pemijahan di bak pemijahan secara masal

Penyiapan bak pemijahan secara masal

1. Buat bak dari semen seluas 20 m2 atau 50 m2, ukuran 2m x10m atau 5m x 10m.
2. Di luar bak, menempel dinding bak dibuat sarang pemijahan ukuran 30cm x 30cm x 30cm, yang dilengkapi dengan saluran pengeluaran benih dari paralon berdiameter 1 inchi. Setiap sarang dibuatkan satu lubang dari paralon berdiameter 4 inchi.
3. Dasar sarang pemijahan diberi ijuk dan kerikil untuk tempat menempel telur hasil pemijahan.
4. Sebelum digunakan, bak dikeringkan dan dibilas dengan larutan desinfektan atau formalin, lalu dibilas dengan air bersih; kemudian keringkan.

Pemijahan

1. Tebarkan induk lele yang terpilih (matang telur) dalam bak pembenihan sebanyak dua kali jumlah sarang, induk jantan sama banyaknya dengan induk betina atau dapat pula ditebarkan 25-50 pasang untuk bak seluas 50 m2 (5m x 10m), setelah bak pembenihan diairi setinggi 1 m.
2. Setelah 10 hari induk dalam bak, surutkan air sampai ketinggian 50-60 cm, induk beri makan secara intensif.
3. Sepuluh hari kemudian, air dalam bak dinaikkan sampai di atas lubang sarang sehingga air dalam sarang mencapai ketinggian 20-25 cm.
4. Saat air ditinggikan diharapkan induk-induk berpasangan masuk sarang pemijahan, memijah dan bertelur. Biarkan kurang lebih 10 hari.
5. Sepuluh hari kemudian air disurutkan lagi, dan diperkirakan telur-telur dalam sarang pemijahan telah menetas dan menjadi benih lele.
6. Benih lele dikeluarkan melalui saluran pengeluaran benih untuk didederkan di kolam pendederan.

Pemijahan buatan

Cara ini disebut induced breeding atau hipofisasi yakni merangsang ikan lele untuk kawin dengan cara memberikan suntikan berupa cairan hormon ke dalam tubuh ikan. Hormon hipofisa berasal dari kelenjar hipofisa, yaitu hormon gonadotropin.

Fungsi hormon gonadotropin

1. Gametogenesis yaitu memacu kematangan telur dan sperma, disebut Follicel Stimulating Hormon. Setelah 12 jam penyuntikan, telur mengalami ovulasi (keluarnya telur dari jaringan ikat indung telur). Selama ovulasi, perut ikan betina akan membengkak sedikit demi sedikit karena ovarium menyerap air. Saat itu merupakan saat yang baik untuk melakukan pengurutan perut (stripping).
2. Mendorong nafsu sex (libido)

Sumber : data di warnet