BAKPAU
- Bahan:
1) Tepung roti cakra 1 kg
2) Big one (bahan bakpao spesial) 1 bungkus
3) Air dingin 550 ml
4) Mentega putih 100 g
5) Gula halus 250 g
6) Daging cincang 500 g
- Cara membuat:
1) Tepung cakra dicampur dengan big one dan gula halus, sambil diaduk-aduk.
2) Mentega putih dan air dimasukkan, dan diaduk kembali.
3) Adonan diuleni dengan tangan sekitar 20 menit agar adonan terasa halus dan licin.
4) Adonan dibagi sama rata menjadi 10-20 bagian (tergantung ukuran bakpau yang dikehendaki).
5) Adonan dilebarkan dan dimasukkan daging kedalamnya, kemudian dibulatkan kembali.
6) Setelah diisi, adonan dibiarkan selama sekitar 10-15 menit.
7) Bakpau dikukus sekitar 10 menit.
8) Bakpau nikmat bila disajikan dalam kondisi hangat.
Catatan:
Isi dapat diganti dengan kacang hijau, daging ayam, atau kelapa parut, sesuai selera. Sebagai kue yang hanya terlihat putih dibagian luar, kadang penampilan bakpau menjadi kurang menarik. Orang kadang memberikan bulatan kecil berwarna merah atau hijau di bagian atas bakpau yang hanya merupakan sapuan pewarna kue.
BAKWAN CAMPUR ISTIMEWA
- Bahan:
- Tepung terigu 500 g
- Jagung manis 3 buah
- Telur 2 butir
- Daging ayam giling 100 g
- Wortel 1 buah besar
- Udang ukuran sedang 100 g
- Daun bawang 2 batang
- Garam secukupnya
- Merica secukupnya
- Minyak goreng secukupnya
- Cara membuat:
1) Jagung manis disisir (dipotong menggunakan pisau), dicampur dengan tepung terigu. Kemudian, dibumbui dengan garam dan merica. Diaduk menggunakan sendok.
2) Wortel dipotong memanjang seukuran batang korek api dan daun bawang dipotong-potong kecil. Kemudian, dicampurkan kedalam adonan.
3) Udang yang dipotong kasar bersama daging ayam dan telur ditambahkan pula. Bila adonan liat (terlalu kental), bisa ditambahkan sedikit air.
4) Adonan digoreng dengan bantuan sendok sayur stainless bulat sebagai cetakannya. Caranya, satu sendok adonan dibenamkan ke minyak goreng panas (bersama dengan sendoknya). Setelah adonan lepas, dilanjutkan dengan menggoreng satu adonan lagi. Demikian seterusnya.
Catatan:
Bakwan biasa dinikmati dengan cabai rawit atau saus sambal.
BLACK FOREST
- Bahan:
1) Telur ayam 5 butir
2) Gula halus 175 g
3) Tepung terigu 100 g
4) Cokelat bubuk 30 g
5) Tepung maizena 20 g
6) Baking powder 0,5 g
Krim:
1) Gula halus 50 g
2) Mentega putih atau margarine 150 g
3) Susukental manis 150 g
4) Rhum 2 sdm
Hiasan:
1) Cokelat batangan diiris tipis
2) Buah chery dan kismis secukupnya
- Cara membuat:
1)Tepung terigu, maizena, dan cokelat bubuk diayak.
2)Telur dan gula dikocok hingga mengental.
3)Tepung terigu, maizena, dan cokelat bubuk yang sudah diayak dimasukkan, dan diaduk sampai rata.
4)Loyang bulat berukuran 22 cm*4 cm yang telah dialasi kertas dan diolesi margarine, disiapkan. Adonan kue dimasukkan kedalam Loyang. Dipanggang dalam oven hingga matang dan setelah itu kue didinginkan.
5)Untuk krimnya, gula halus, mentega dan susu kental manis dikocok hingga lembut.
6)Kue dibelah menjadi dua bagian. Bagian bawah diperciki dengan rhum, krim dioleskan diatasnya secara merata, kemudian kismis ditaburkan diatas krim.
7)Kue yang sebelah ditutupkan diatasnya.
8)Seluruh bagian luar kue diolesi dengan krim, kemudian dihiasi dengan irisan cokelat, sehingga seluruh permukaan kue tertutup cokelat. Hiasi lagi bagian atas kue dengan krim, gunakan semprotan krim agar terbentuk bulatan-bulatan krim diatas kue. Chery dipotong-potong dan taruh sepotong chery diatas setiap bulatan krim.
Catatan:
Kue black forest bisa dijual dalam bentuk potongan atau satu cetakan utuh.
BUGIS
- Bahan:
1) Tepung ketan 1 kg
2) Santan 1 gelas
3) Kelapa parut 2 ons
4) Gula merah secukupnya
5) Garam secukupnya
6) Daun pisang untuk membungkus
- Cara membuat:
1) Tepung ketan, santan, dan sedikit garam dicampur dan diuleni agar menjadi liat.
2) Adonan diambil dengan ukuran satu sendok teh, dan dibuat menjadi bulatan-bulatan.
3) Gula merah diiris tipis dengan pisau.
4) Kelapa parut dicampurkan dengan gula tersebut.
5) Daun pisang dibersihkan, kemudian bagian tengahnya diolesi dengan sedikit minyak makan agar nantinya kue tidak lengket.
6) Adonan bugis diletakkan ditengah daun, tepat dibagian yang diolesi minyak makan.
7) Sedikit campuran gula merah dan kelapa parut dimasukkan kebagian tengah adonan.
8) Adonan bugis tersebut, kemudian dibungkus dengan daun, menjadi berbentuk persegi empat.
9) Kemudian adonan bugis dikukus hingga matang.
Catatan:
Tepung ketan yang digunakan harus masih segar dan tidak berbau agar hasil kuenya enak.
CANTIK MANIS
- Bahan:
1) Tepung hunkwe 1 bungkus
2) Gula pasir 250 g
3) Santan 1 gelas
4) Tepung mutiara kering 1 ons
5) Garam secukupnya
6) Vanili secukupnya
7) Pandan 0,5 lembar
8) Air secukupnya
9) Plastik untuk membungkus
- Cara membuat:
1) Tepung mutiara direbus dengan air mendidih atau disiram dengan air panas, kemudian tiriskan.
2) Tepung hunkwe diberi sedikit air, direbus dengan santan dan gula. Sedikit vanilli dan pandan ditambahkan.
3) Tepung mutiara dimasukkan dalam adonan tepung hunkwe (yang tetap berada diatas api), dan dicampur hingga merata.
4) Setelah matang, dibiarkan menjadi agak dingin.
5) Adonan dimasukkan dalam plastik pembungkus dan dibentuk menjadi persegi empat.
Catatan:
Tepung mutiara kering bisa dibeli ditoko pembuat bahan kue atau supermarket. Jika sudah masak, bentuknya agak bulat kecil-kecil dan kenyal. Warnanya biasanya merah, putih, kadang-kadang ada juga yang hijau. Namun, bila ingin lebih murah kita bisa menggantinya dengan pacar cina yang dibuat sendiri atau dibeli di pasar-pasar tradisional. Kue cantik manis ini biasanya dibungkus dengan plastik sehingga warna mutiaranya terlihat menarik. Meskipun demikian, anda bisa saja membungkusnya dengan daun.
DODOL GARUT
- Bahan:
1) Tepung ketan 1 kg
2) Gula merah (gula jawa) 2 kg
3) Kelapa parut 6 butir
4) Garam secukupnya
- Cara membuat:
1) Kelapa parut diperas, diambil dulu santan kentalnya. Kemudian, pemerasan dilanjutkan untuk diambil santan cairnya.
2) Separuh santan cair dimasukkan kedalam panci, tepung ketan dan sedikit garam ditambahkan. Dimasak sambil diaduk-aduk hingga berbentuk bubur.
3) Gula merah dengan sisa santan cairnya direbus ditempat terpisah, kemudian dimasukkan kedalam adonan sambil terus diaduk-aduk agar merata.
4) Terakhir, santan kental dimasukkan. Adonan harus terus diaduk-aduk agar kematangannya merata.
5) Adonan dodol dianggap matang jika rasanya sudah enak dan adonan mengeluarkan minyak. Siapkan baskom besar atau tampah yang sudah diolesi minyak makan agar adonan tidak lengket. Adonan dituang kewadah tersebut dan didinginkan terlebih dahulu.
6) Setelah dingin, dodol dipotong-potong, lalu dibungkus satu per satu dengan kertas minyak berwarna putih.
EMPEK-EMPEK SEDERHANA
- Bahan:
1) Tepung aci/kanji 500 g
2) Tepung terigu 125 g
3) Teri medan 100 g
4) Bawang putih 2 siung
5) Air panas 250 ml
6) Garam secukupnya
7) Minyak goreng secukupnya
8) Telur rebus 2 butir
Kuah cuka:
1) Asam jawa 100 g
2) Cabai merah 100 g
3) Cabai rawit 10 buah
4) Garam secukupnya
5) Gula merah 125 g
- Cara membuat:
- Teri medan, bawang putih, dan garam dihaluskan.
- Tepung terigu dan tepung kanji di campurkan kedalamnya.
- Air panas ditambahkan sedikit demi sedikit.
- Adonan diuleni hingga liat dan bisa dipulung. Dibentuk bulatan kira-kira seberat 75 g, dan dipipihkan.
- Telur rebus dipotong memanjang menjadi 8 bagian. Jika masih terlalu besar masing-masing bisa dipotong menjadi dua lagi hingga menjadi 16 bagian.
- Sepotong telur dimasukkan ke dalam adonan. Adonan direkatkan lagi sehingga berbentuk menyerupai kue pastel.
- Empek-empek dimasukkan ke dalam air mendidih,dan ditunggu sampai mengambang. Diangkat dan didinginkan.
- Kuah cuka dibuat dengan menghaluskan cabai rawit, cabai merah, dan garam.
- Kemudian, dimasukkan ke dalam panci yang berisi air. Asam jawa dan gula merah ditambahkan, direbus sampai mendidih.
- Kuah cuka harus disaring terlebih dahulu, sebelum dihidangkan.
Catatan:
Isi empek-empek sederhana ini bisa diganti sesuai selera, misalnya diisi dnegan udang kering ang dihaluskan, papaya muda yang ditumis, dan sebagainya.
GETUK
- Bahan:
1) Singkong segar 1 kg
2) Gula aren 300 g
3) Kelapa muda parut 0,5 butir
4) Garam 1 sdt
5) Air secukupnya
6) Vanili secukupnya
7) Pewarna (sesuai selera) secukupnya
- Cara membuat:
1) Singkong dikupas dan dicuci hingga bersih, kemudian dipotong-potong dan direbus. 1 sdt garam dimasukkan ke dalam air rebusan.
2) Setelah empuk, air dibuang dengan cara ditiriskan. Singkong dijerang lagi dengan api kecil agar airnya benar-benar habis.
3) Gula aren dimasak dengan setengah secangkir air sampai mencair , dan kemudian disaring.
4) Singkong yang masih panas , dihancurkan dengan bantuan garpu, sambil dibubuhi vanili, pewarna, dan air gula sedikit demi sedikit. Dicampur hingga benar-benar merata.
5) Jika ingin lebih halus, adonan dipindahkan kea lat penggiling getuk. Adonan akan keluar seperti jalinan tali tebal yang memanjang sehingga terlihat menarik (pada pembuatan getuk lindri). Namun, jika tak mempunyai alat tersebut, kita bisa menghaluskan getuk diatas daun pisang bersih yang diletakkan di alas yang rata. Adonan yang sudah halus diatur setebal 1,5 jari atau tergantung selera dan adonan didiamkan sampai dingin.
6) Setelah itu, getuk bisa dipotong-potong sesuai selera (biasanya berbentuk bujur sangkar).
7) Getuk dihidangkan dengan kelapa parut yang sudah dibubuhi sedikit garam.
Catatan:
Gunakan jenis singkong yang lembut dan pulen. Jika ingin mendapatkan getuk yang berwarna-warni maka bagilah singkong kedalam beberapa kali perebusan. Masing-masing perebusan menggunakan zat warna yang berbeda. Perlakuannya pun dilakukan tersendiri sehingga warna getuk tidak tercampur.
JONGKONG KELAPA MUDA
- Bahan:
1) Tepung beras 1 kg
2) Gula merah 200 g
3) Santan cair 1 gelas
4) Santan kental 0,5 gelas
5) Garam 1,5 sdt
6) Kelapa muda (kerok dagingnya) 1 buah
7) Daun pandan secukupnya
- Cara membuat:
1) Santan cair dan garam direbus hingga mendidih.
2) Tepung beras dicairkan dengan sedikit air, kemudian dimasukkan ke dalam santan mendidih bersama dengan daun pandan. Adonan diaduk-aduk hingga menjadi adonan kental.
3) Gula merah 150 g, garam, dan santan kental direbus hingga menjadi sangat kental.
4) Gula merah sisa (50 g) diiris kasar.
5) Daging kelapa muda dikerok berukuran sedang.
6) Daun pembungkus disiapkan. Masukkan adonan tepung beras. Masukkan ketengahnya sedikit irisan gula jawa, santan kental bercampur gula merah, dan kelapa muda.
7) Semat pembungkus daun dengan lidi. Kukus hingga masak.
Catatan:
kare na merupakan kue yang basah, biasanya kue jongkong kelapa muda ini tidak tahan disimpan terlalu lama.
Klepon
- Bahan:
1) Tepung ketan 1 kg
2) Gula merah 0,5 kg
3) Daun pandan 2 lembar
4) Kelapa parut 0,25 butir
- Cara membuat:
1) Daun pandan ditumbuk dan ditambahkan air. Kemudian diperas dan diambil airnya 1 mangkok.
2) Tepung ketan dimasukkan kedalam panci dn ditambahkan air pandan. Diaduk merata hingga menjadi adonan kental berwarna hijau.
3) Dengan bantuan sedikit minyak makan, adonan dibentuk bulat-bulat dan diisi dengan gula merah yang diiris kecil, dibagian dalamnya.
4) Klepon dikukus hingga matang, lalu didinginkan.
5) Klepon disajikan dengan ditaburi kelapa parut.
Kue bolu
- Bahan:
1) Telur ayam 7 butir
2) Tepung teigu 2 ons
3) Gula pasir kasar 2 ons
4) Mentega 2 sdm
5) Susu kental manis 3 sdm
6) Vanili secukupnya
7) Cokelat 2 sdm
- Cara membuat:
1) Telur dan gula pasir dikocok hingga mengembang.
2) Tepung terigu dimasukkan sambil terus diaduk.
3) Susu kental manis dan mentega juga dimasukkan.
4) Terakhir, vanili dimasukkan dalam adonan, sambil terus diaduk.
5) Adonan dimasukkan kecetakan kue bolu, dan dua sendok makan adonan disisakan kemudian dicampur dengan coklat.
6) Setelah adonan dimasukkan semua kedalam cetakan, sisa adonan yang sudah dicampur cokelat ditambahkan dibagian atas adonan, dengan cara dibagi ke sekeliling cetakan.
7) Adonan dipanggang di atas oven selama 30 menit.
8) Kue bolu siap dihidangkan.
Catatan:
Jika anda ingin membuat variasi, maka bisa ditambahkan kismis atau cheri, maupun bahan lainnya ketika adonan sudah dituang ke dalam cetakan.
KUE LAPIS
- Bahan:
1) Tepung beras 350 g
2) Tepung susu 50 g
3) Santan kental 1000 g
4) Gula pasir 250 g
5) Garam secukupnya
6) Daun pandan 1 lembar
7) Vanili secukupnya
8) Pewarna merah secukupnya
- Cara membuat:
1) Tepung beras dicampur dengan tepung sagu dan gula pasir dalam baskom.
2) Santan sedikit demi sedikit ditambahkan. Adonan terus diaduk hingga tercampur merata dan gula pasirnya larut.
3) Adonan dibagi menjadi dua bagian terpisah. Satu bagian diberi pewarna merah dan satu bagian lagi tidak diberi warna.
4) Cetakan kue berbentuk kotak yang telah diolesi minyak goreng (untuk mencegah kelengketan), dikukus.
5) Satu cangkir kecil adonan putih dimasukkan kedalam cetakan kue dan dikukus selama sekitar 5 menit (adonan setengah matang).
6) Satu cangkir adonan merah ditambahkan diatasnya dan dikukus selama sekitar 5 menit lagi. Hal ini dilakukan terus menerus sampai seluruh adonan yang terdiri atas dua warna tersebut habis.
7) Setelah semua adonan habis, dilakukan pengukusan terakhir selama 15 menit, agar kue lapis benar-benar matang keseluruhan.
8) Setelah matang, kue didinginkan. Setelah dingin kue lapis dipotong-potong persegi empat.
Catatan:
Pada contoh diatas, hasil yang didapat adalah seloyang kue lapis berwarna merah putih. Agar menarik dan bervariasi, bisa digunakan pewarna lain misalnya hijau, cokelat, dan sebagainya, sesuai selera.
KUE LUMPUR KACANG HIJAU
- Bahan:
1) Kacang hijau 200 g
2) Tepung terigu 50 g
3) Putih telur 2 butir
4) Mentega cair 50 g
5) Susu encer 100 ml
6) Gula pasir 100 g
7) Kismis secukupnya
8) Vanili secukupnya
9) Garam secukupnya
- Cara membuat:
1) Kacang hijau direbus hingga benar-benar matang dan lembek. Kemudian dihaluskan.
2) Kacang hijau yang telah dihaluskan, dicampur dengan mentega, tepung, susu, garam, dan vanili.
3) Putih telur dikocok sambil ditambahkan gula sedikit demi sedikit hingga telur kaku.
4) Putih telur dimasukkan kedalam adonan kue, diaduk hingga merata.
5) Cetakan kue lumpur yang telah diolesi mentega, disiapkan.
6) Adonan dituang ke dalam cetakan dan diberi kismis diatas adonan tersebut.
7) Adonan kue lumpur dipanggang hingga matang.
8) Setelah dingin kue lumpur dilepas dari cetakan, dan siap untuk dihidangkan.
LEMPER
- Bahan:
1) Beras ketan 1 kg
2) Daging sapi 0,25 kg
3) Kelapa parut 5 wawar (1 butir kelapa =8 wawar)
4) Bawang putih 2 siung
5) Garam secukupnya
- Cara membuat:
- Beras ketan direndam selama seperempat jam, kemudian dicuci sampai bersih.
- Ketan dimasak (dikaru) dengan air secukupnya sampai setengah matang. Selanjutnya, dikukus sampai benar-benar matang (jangan terlalu lembek), dan didinginkan.
- Kelapa parut digoreng kering tanpa minyak, hingga menjadi serundeng.
- Daging direbus, diberi bumbu bawang putih dan garam. Setelah matang, daging disuwir-suwir dan didinginkan.
- Suwiran daging dicampurkan ke dalam serundeng.
- Daun pisang dibersihkan, permukaan dalamnya diolesi dengan sedikit minyak goreng agar ketan tidak lengket.
- Satu sendok makan ketan diisi bagian tengahnya dengan satu sendok teh serundeng, lalu dibungkus dengan daun pisang yang telah diolesi minyak goreng.
- Daun pembungkus ujungnya dirapikan dan disemat dengan lidi dan staples.
- Lemper dipanggang sebentar diatas api.
- Setelah agak dingin, lemper siap untuk dihidangkan.
Catatan:
Isi lemper bisa diganti dengan bahan lain sesuai dengan selera, seperti misalnya daging ayam, abon. Untuk lemper yang dikukus (beserta daun pembungkusnya), ketan hanya dikukus setengah matang saja, karena pematangan sepenuhnya akan dilakukan setelah ketan dan isinya dibungkus.
LUMPIA BASAH
- Bahan:
- Kulit lumpia (beli jadi) 10 lembar
- Minyak goreng 2 sdm
- Bawang merah 5 siung
- Bawang putih 2 siung
- Ebi 1 sdm
- Telur 1 butir
- Udang basah 100 g
- Tauge 50 g
- Bengkuang 50 g
- Tahu putih 50 g
- Air 50 ml
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Cara membuat:
1) Bawang merah, bawang putih, dan ebi dihaluskan, kemudian ditumis hingga harum, dan disisihkan.
2) Telur digoreng diwajan, dengan cara diaduk-aduk hingga matang dan disisihkan.
3) Udang digoreng hingga berubah warna, lalu bumbu dan telur goreng dicampurkan.
4) Bengkuang dikupas bersih, dipotong memanjang tipis, sedikit lebih besar dari korek api.
5) Tauge disiangi dan dicuci bersih.
6) Tahu dipotong dadu kecil-kecil.
7) Bengkuang,tauge, dan tahu dicampurkan dalam udang, telur, dan bumbu. Dibubuhi garam dan gula sesuai selera, diaduk-aduk, dan dimasak hingga kering.
8) Satu sendok makan adonan isi diletakkan diatas selembar kulit lumpia, kemudian dilipat memanjang sama seperti waktu membuat amplop.
Catatan:
Lumpia basah memang tidak digoreng. Lumpia biasanya dimakan dengan cabai rawit, atau bisa juga dengan sambal kacang yang dibuat sama seperti untuk otak-otak. Dari bahan diatas, diperoleh lumpia sebanyak 10 buah.
LUMPIA DAGING
- Bahan:
- Roti tawar tanpa kulit 11 lembar
- Minyak goreng 2 sdm
- Bawang bombai 0,5 buah
- Tepung terigu 25 g
- Kaldu daging sapi 200 ml
- Susu cair 100 ml
- Daging asap 4 lembar
- Keju parut 1 sdm
- Telur rebus 1 butir
- Telur mentah 1 butir
- Tepung panir secukupnya
- Garam secukupnya
- Merica secukupnya
- Cara membuat:
- Bawang bombai dikupas, dicincang halus, lalu ditumis hingga harum.
- Terigu ditambahkan dan diaduk hingga berwarna kecoklatan.
- Kaldu dan susu dituangkan dipenggorengan dan diaduk hingga tercampur merata.
- Daging asap dipotong kotak-kotak kecil dan dimasukkan pula kepenggorengan.
- Garam dan merica ditambahkan secukupnya.
- Keju parut dan telur rebus yang sudah dipotong-potong kotak dimasukkan pula.
- Setelah matang, bahan isi diangkat dari api.
- Tuangkan adonan isi diatas selembar roti, sebanyak daya tamping roti.
- Roti digulung hingga rapi, dan digulingkan ketepung panir.
- Kemudian digulingkan ke dalam telur yang sudah dikocok, dan terakhir, digulingkan lagi ke tepung panir.
- Lumpia digoreng hingga matang dan berwarna kecoklatan.
Catatan:
Dari sejumlah bahan diatas, diperoleh lumpia daging sebanyak 11 buah. Makanan ini biasa juga disebut lumpia goreng.
LUPIS
- Bahan:
1) Beras ketan 1 kg
2) Gula merah 200 g
3) Kelapa parut 0,25 butir
4) Garam secukupnya
- Cara membuat:
1) Ketan dimasak dengan air, hingga setengah matang.
2) Selanjutnya, ketan dibungkus dengan daun pisang. Bentuknya bisa segi tiga (satu sendok makan beras ketan setiap satu bungkus) atau bulat memanjang (satu cangkir beras ketan setiap satu bungkus).
3) Beras ketan yang sudah dibungkus daun pisang dikukus hingga benar-benar matang.
4) Gula merah direbus menjadi sirup kental.
5) Kelapa parut diberi sedikit garam.
6) Untuk lupis yang berbentuk segitiga bisa langsung disajikan setelah dibuka, namun yang berbentuk bulat memanjang bisa dipotong-potong kira-kira setebal 1cm terlebih dahulu. Sajikan lupis dipiring kecil dengan ditaburi kelapa parut dan gula merah cair.
Catatan:
Dahulu orang membuat lupis dengan membentuk bentuk segitiga. Namun, karena susah membungkusnya dan jumlahnya menjadi sangat banyak, maka bentuk bulat memanjang kini lebih disukai karena tidak repot dalam membungkus dan membukanya. Agar lupis lebih nikmat, sebaiknya dipilih kelapa yang agak muda untuk dibuat kelapa parut.
MANISAN KOLANG-KALING
- Bahan:
1) Kolang-kaling 1 kg
2) Gula pasir 600 g
3) Daun pandan 2 lembar
4) Air bekas cucian beras secukupnya
5) Jeruk nipis 2 buah
6) Air 1 liter
7) Pewarna merah secukupnya
- Cara membuat:
1) Jeruk nipis diambil airnya. Kkolang-kaling dilumuri dengan air jeruk nipis sambil diremas-remas agar kolang-kaling tidak berlendir. Didiamkan sebentar, kemudian dicuci dengan air bersih, dan ditiriskan.
2) Kolang-kaling direndam dalam air bekas cucian beras sekitar 1 jam. Dengan direndam seperti ini, buah menjadi lebih kesat dan berwarna putih.
3) Selanjutnya, dibilas kembali dengan air bersih.
4) Gula pasir, air, dan daun pandan direbus hingga mendidih. Kemudian, pewarna merah ditambahkan secukupnya.
5) Kolang-kaling direndam dalam air gula berwarna merah selama 3 malam dan simpan ditempat yang dingin.
Catatan:
Manisan kolang-kaling dapat dinikmati dengan air gula berwarna merah pada piring atau mangkuk kecil dalam keadaan dingin. Untuk usaha penjualan eceran, manisan bisa dikemas dalam plastic dengan menyertakan air gulanya. Bisa juga manisan dikemas dalam plastik kecil dengan isi tiap plastiknya hanya 3-4 buah kolang-kaling, tanpa menyertakan airnya. Bentuk kemasan terakhir biasanya digunakan dalam penjualan dikantin sekolah atau warung dengan sasaran konsumen anak-anak.
NAGASARI
- Bahan:
1) Tepung beras 1 kg
2) Pisang raja/kepok 0,5 sisir
3) Santan kental 1 mangkok
4) Garam secukupnya
- Cara membuat:
1) Tepung beras dimasak bersama santan kental, diberi sedikit garam agar gurih. Setelah matang didinginkan.
2) Pisang raja dikupas, dipotong-potong menyerong.
3) Daun pisang pembungkus dibersihkan. Sesendok adonan kue dimasukkan kedalamnya dan sepotong pisang diselipkan ditengahnya.
4) Adonan dibungkus rapi dengan daun pisang.
5) Adonan nagasari dikukus hingga matang (daun pembungkusnya lemas).
ONDE-ONDE
- Bahan:
- Tepung ketan 500 g
- Tepung kanji 4 sdm
- Kacang hijau 200 g
- Kelapa parut (agak muda) 100 g
- Wijen 100 g
- Gula merah 200 g
- Garam 3 sdt
- Daun pandan 2 lembar
- Air 400 ml
- Air kapur sirih 2 sdm
- Santan mendidih 400 ml
- Minyak goreng secukupnya
- Cara membuat:
- Bahan isi disiapkan dengan cara kacang hijau direbus dengan 400 ml air sampai lunak.
- Gula merah, 1 sdt garam, daun pandan, dan kelapa parut dimasukkan.
- Semua bahan tersebut direbus sampai matang dan padat, kemudian diangkat dan didinginkan.
- Bahan isi yang padat tersebut dibentuk menjadi bola-bola kecil sebanyak 32 buah.
- Bahan kulit disiapkan dengan cara tepung ketan dan tepung kanji dicampur, ditambahkan air kapur sirih.
- Santan panas disiramkan sedikit demi sedikit dan diuleni sampai adonan terasa liat.
- Adonan dibagi menjadi 32 bagian yang dibulatkan.
- Satu bahan kulit dipipihkan, didalamnya diisi dengan satu bahan isi, kemudian adonan dibulatkan kembali.
- Adonan digullingkan kedalam wijen hingga seluruh permukaannya tertutup oleh wijen.
- Adonan onde-onde berwijen digoreng dengan minyak suam-suam kuku. Beberapa lama kemudian, setelah onde-onde mengapung, api dibesarkan.
- Onde-onde digoreng sampai berwarna kuning. Kemudian diangkat, ditiriskan, dan didinginkan.
- Onde-onde siap disajikan.
PISANG GORENG KEJU
- Bahan:
1) Pisang raja 10 buah
2) Margarine 50 g
3) Keju parut 25 g
- Cara membuat:
1) Pisang raja dipilih yang benar-benar tua, lalu dikupas.
2) Pisang digoreng dengan margarine yang sudah dicairkan, dengan agak ditekan. Setelah satu sisi matang dan berwarna kecoklatan, dibaliklah untuk sisi yang satunya. Setelah matang, diangkat dan ditiriskan.
3) Masih dalam keadaan panas, bagian atas pisang ditaburi dengan keju parut.
4) Dalam kondisi panas, pisang goreng keju dihidangkan.
SINGKONG LAPIS JELITA
- Bahan:
1) Singkong 1 kg
2) Agar-agar bubuk warna putih 1 bungkus
3) Gula pasir 200 g
4) Garam 1 sdt
5) Santan kentalna sedang 400 ml
6) Pewarna kue merah & hijau secukupnya
7) Kelapa parut 0,25 butir kelapa
- Cara membuat:
- Singkong dikupas, dicuci bersih, kemudian diparut dan dibuang seratnya.
- Agar-agar dicampur dengan santan.
- Singkong parut ditambahkan kedalamnya dan diaduk sampai rata.
- Adonan dibagi menjadi 5 bagian. Dua bagian diberi warna merah, satu bagian diberi warna hijau, dan dua bagian lagi dibiarkan putih (tidak diberi pewarna).
- Loyang persegi ukuran 15 cm dipersiapkan. Bagian tepi diolesi dengan mentega. Bagian dasar dan sisinya dilapisi dengan plastik. Kemudian diolesi pula dengan mentega.
- Satu bagian lapisan putih dituang kedalam loyang dan dikukus sekitar 6-7 menit.
- Kemudian satu bagian adonan merah dituang diatasnya dan dikukus kembali.
- Setelah matang,satu bagian adonan hijau dituang diatasnya dan dikukus kembali.
- Demikian, seterusnya hingga adonan habis.
- Setelah adonan terakhir dimasukkan, lakukan pengukusan lebih lama yakni sekitar 10 menit agar kue matang seluruhnya dengan baik. Kemudian diangkat dan didinginkan.
- Setelah dingin, lapis bisa dipotong-potong dan dihidangkan dengan kelapa parut yang sudah dicampur dengan sedikit garam.
SRIKAYA TELUR
- Bahan:
1) Telur ayam kampung 5 butir
2) Gula halus 100 g
3) Gula merah secukupnya
4) Gula pasir secukupnya
5) Santan kental 0,5 gelas (dari 0,5 butir kelapa)
6) Garam 0,33 sdt
7) Vanili secukupnya
8) Daun pandan secukupnya
- Cara membuat:
1) Telur dikocok sambil dibubuhi gula halus, garam, vanili, gula merah yang sudah disisir, dan sedikit gula pasir.
2) Santan kental dimasukkan ke dalam adonan sambil terus diaduk.
3) Cetakan kue berupa mangkuk-mangkuk kecil dari plastic tahan panas disiapkan, kemudian adonan dituang sampai 0,75 cetakan.
4) Daun pandan dicuci bersih, dan diletakkan di atas adonan dalam masing-masing cetakan.
5) Adonan srikaya dikukus sampai matang.
6) Setelah dingin, dilepas dari cetakan, dan dihidangkan.
TALAM UBI
- Bahan:
Lapisan bawah:
1)Ubi jalar ang berwarna oranye 500 g
2)Tepung kanji 2 gelas peres
3)Gula pasir 1 gelas peres
4)Gula merah 75 g
5)Santan cair 0,75 gelas
Lapisan atas:
1) Santan kental 1 gelas
2) Tepung hunkwe 1 sdm
3) Tepung kanji 1 sdm
4) Garam secukupnya
- Cara membuat:
- Ubi jalar dibersihkan dan direbus bersama dengan kulitnya sampai matang.
- Dalam kondisi masih panas, ubi dikupas dan dihaluskan.
- Tepung kanji di masukkan dalam ubi halus, dicampur hingga rata.
- Gula pasir, gula merah yang sudah diiris tipis, serta garam dicampurkan pula.
- Santan cair sedikit demi sedikit dituangkan pula ke dalam adonan sambil diaduk-aduk hingga tercampur merata.
- Kemudian adonan untuk lapisan bawah ini, disaring dengan saringan aluminium (yang berlubang besar), sehingga diperoleh adonan yang halus (tidak bergumpal-gumpal).
- Untuk lapisan atas, santan kental dicampur dengan tepung hunkwe, tepung kanji, dan sedikit garam, diaduk hingga merata.
- Cetakan kue dari plastik/aluminium diisi dengan adonan lapisan bawah hingga 0,75 bagian. Kemudian dikkukus hingga matang.
- Masih dalam kukusan, adonan lapisan atas ditambahkan dilapisan bawah, dan dikukus kembali hingga matang. Setelah matang diangkat dan didinginkan.
- Talam ubi dikeluarkan dari cetakan dan siap untuk dihidangkan.
Semoga bermanfaat bagi para pembaca.
0.000000
0.000000